BATAM, wartapembaruannews.id - Tak ada makan siang yang gratis adalah pameo yang sering terjadi dalam dunia politik. Terkait mulai panas...
BATAM, wartapembaruannews.id - Tak ada makan siang yang gratis adalah pameo yang sering terjadi dalam dunia politik. Terkait mulai panasnya Calon Ketua partai Demokrat Kepri pasca dicopotnya Apri Sujadi. Adalah dialetika demokrasi yang patut kita cermati dan sikapi dengan sangat bijak.
Pasca dicopotnya Apri Sujadi, sejumlah nama-nama tokoh penting Kepri bermunculan dalam kontestasi perebutan untuk menjadi Ketua partai demokrat provinsi Kepri.
Namun, dari sejumlah nama-nama tokoh Kepri yang muncul dikalangan masyarakat Kepri. Ada nama tokoh perempuan yang tak kalah berpengaruhnya di Kepri.
Dia adalah Hj. Asnah, seorang tokoh perempuan dan politisi senior yang layak diperhitungkan. Kiprahnya dipanggung politik tak perlu diragukan lagi. Karakternya begitu kuat, murah senyum dan ramah ke semua kalangan
"Hj, Asnah paling layak dan sangat pas nakhodai partai demokrat Kepri, beliau sudah malang melintang dipanggung politik, dan sudah pernah menjadi wakil rakyat dua periode di tingkat Kepri," Ungkap Hamzah Idris seorang politisi senior yang sudah malang melintang di dunia politik Kepri, di Baloi Indah, Jum'at (28/05/2021)
Bukan itu saja kata Hamzah, Asnah seorang tokoh perempuan tempatan yang punya basis massa kuat. Beliau tentu tahu bagaimana karakter dan akar rumput di Kepri Bukan saja berkiprah di dunia politik, Asnah juga aktif di organisasi masyarakat dan juga aktif di pengajian, dan tentunya berjiwa sosial, terang Hamzah
"Jadi, kita tak perlu ragu lagi, bahwa Asnah paling pas pimpin partai demokrat Kepri. Apalagi suami beliau yang juga seorang tokoh yang tak asing lagi, yaitu Saparuddin Muda, pendiri Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) yang berpengaruh di Kepri, ujar Hamzah yang juga kader senior di demokrat
Lebih jauh Hamzah menuturkan, bahwa Asnah punya kemampuan untuk membesarkan dan meningkatkan elektabilitas partai demokrat di Kepri. Kemampuan Asnah sudah teruji, beliau punya kapasitas, aksebilitas, profesional dan berintegritas.
Terakhir Hamzah mengajak kepada segenap Partai Demokrat se Kepri untuk bersatu dan berjuang kembali untuk mengembalikan kejayaan demokrat di Negeri Segantang Lada dengan menyatukan persepsi demi dan untuk Demokrat, menghilangkan segala perbedaan dan bahu - membahu saling Asah, Asih dan Asuh atas nama pencapaian Demokrat kedepan. "Bersama kita bisa dan Bersatu kita maju".(wan)