Sekolah Boarding School di Batam Rentan Terjadi Kekerasan

BATAM, wartapembaruannews.id - Pemerhati Anak Provinsi Kepulauan Riau menilai selama beberapa bulan terakhir tahun 2021 rentan kekerasan yan...

BATAM, wartapembaruannews.id - Pemerhati Anak Provinsi Kepulauan Riau menilai selama beberapa bulan terakhir tahun 2021 rentan kekerasan yang terjadi pada siswa di boarding school atau sekolah berasrama yang ada di Batam. 

Ada beberapa kekerasan yang terjadi yang pelaku biasanya adalah pembina, guru pembimbing dan guru pengawas, termasuk  siswa senior. Ada 4 kasus kekerasan pada siswa atau santri yang terjadi di sekolah berasrama (boarding school) di Batam bebarapa bulan ini. Tahun-tahun sebelumnya juga terjadi kekerasan serupa, bahkan ada yang sampai meninggal. 

‘’Kekerasan ini terjadi pada sekolah boarding school yang berkurikulum nasional maupun berkurikulum agama seperti pondok pesantren. Hal tersebut berdasarkan pengaduan, mediasi dan pemantauan yang kami lakukan,’’ ungkap Erry Syahrial, Ketua Perkumpulan Komisioner KPAD se-Indonesia (PKPAID) dalam rilisnya kepada wartawan, Minggu, (21/11). 

Menurut mantan komisioner dan Ketua KPPAD Provinsi Kepri ini, seringnya terjadi  kekerasan di boarding school atau sekolah berasrama disebabkan waktu anak sehari-hari berada di sekolah atau asrama, jauh dari pengawasan dan pemantauan pihak luar.

Diungkapkan Erry, diantara bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi antara lain kekerasan fisik seperti tendangan, pemukulan, tamparan, hukuman yang membahayakan seperti disuruh makan rokok, anak tidak dikasih makan dan bentuk lainnya. Akibatnya anak mengalami cidera fisik, trauma dan tidak mau lagi sekolah.  

‘’Anak mengalami trauma sehingga kabur dari asrama. Akibat dari kekerasan tersebut, orangtua siswa tidak terima anaknya menjadi korban kekerasan sehingga mengancam melaporkan hal tersebut kepada kepolisian,’’ ujar Erry. 

Umumnya permasalahan kekerasan yang terjadi tersebut, lanjut Erry, bisa diselesaikan dengan pendekatan mediasi antara kedua belah pihak,  memberikan penyuluhan dan peringatan pada guru pengawasan asrama yang melakukan kekerasan, menyarankan sekolah memiliki SOP dan membentuk tim yang melakukan penanganan siswa bermasalah. 

‘’Karena  korbannya trauma dan tidak mau sekolah lagi di lembaga tersebut, maka difasilitasi pemenuhan hak pendidikan dengan cara pindak ke boarding school  yang lain,’’ papar Erry.

Menurut Erry, rentannya kekerasan di boarding school karena sistem perlindungan anak tidak maksimal dilakukan, bahkan ada sekolah yang tidak punya.  Tidak ada SOP dan tim yang dibentuk untuk penanganan anak yang bermasalah sehingga anak bermasalah dilakukan oleh guru pengawasan secara perorangan sehingga pelanggaran bersifat oknum. 

Hukuman yang diberikan berbentuk kekerasan dan pelangaran hak-hak anak. Ada guru pengawasan boarding school mencari-cari kesalahan anak agar bisa dihukum.

Dari penelaahan yang kami lakukan PKPAID, fungsi pengawasan di sekolah boarding school biasanya diserahkan pada guru baru yang minim ilmu dan pengalaman menangani anak bermasalah. Ada yang tidak sesuai dengan bidangnya. 

’’Ada juga kakak senior yang diberikan tugas pengawasan atau ia diangkat jadi guru baru. Hal sepeti ini rentan muncul penyalahgunaan kewenangan yang diberikan yang berujung kekerasan pada anak,’’  ujarnya.

Agar lembaga pendidikan boarding school tidak rentan terjadi kekerasan, Erry mengusulkan supaya ditingkatkan fungsi pengawasan dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama kepala sekolah dan yayasan. Kemudian kepsek dan yayasan kepada guru pengawasan yang sehari-hari mengawasi anak. beranak-anak di asrama. 

‘’Bekali juga guru pengawasan dengan pemahaman  sekolah ramah anak, aturan pendidikan dan Undang-Undang Perlindungan Anak,’’  saran Erry kepada stakeholder pendidikan.

Dari beberapa kasus kekerasan yang terjadi di sekolah boarding di Batam, kasus kekerasan SMK Penerbagangan SPN Dirgantara merupakan yang paling banyak pelanggaran sehingga bentuk penyelesaiannya juga berbeda. 

Apalagi kasus ini merupakan kasus kekerasan yang berulang sehingga penangganannya juga harus melibatkan semua pihak termasuk pusat dan komprehensif sehingga terjadi lagi untuk ketiga kalinya. ***

Nama

Advetirial,14,Anambas,24,Babinkamtibmas Aparat Kampung Serta Petugas Kesehatan Sosialisasi Kan Covid 19,2,Babinsa Desa Adi Luhur Semprot Desinfektan di Balai Desa.,1,Babinsa Koramil 426-02 Menggala,1,bakesbangpolda Natuna,1,Batam,112,Bintan,5,Buati winarti SE.MH Sambangi Tukang Ojek,1,Buoati tulang bawang Gulirkan Bansos Kepada masyarakat Miskin,1,Bupati Tulang Bawang Raih Best In Program Implementation Indonesia Visionary Leader,1,Covid 19 Natuna,1,Dabo Singkep,1,Daerah,38,Dari Natuna untuk Indonesia,1,Demokrat Natuna,1,Dumai,186,Foto,1,golkar,2,iht,2,inhil,2,internasional,1,Jakarta,6,Kab. Tulang Bawang,28,Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung,1,Kalit,1,Kampung Lingai Dirikan Fosko Covid-19,1,karantina di Natuna,1,Karimun,3,KDKMP,1,Kepri,51,Kepulauan Riau,2,Kodam I BB,1,Kodim 0318 Natuna,2,Kodim 0426 Bantu Ringankan Beban Warga Akibat Cvid-19.,1,kodim Natuna,1,Lagi-lagi Bupati Winarti Serahkan Sembako Kepada Masyarakat Yang Terkena Dampak Covid-19,1,Lampung,12,Lingga,307,loker,1,M.M,1,Mayjend TNI Irwansyah,1,Mess Klarik,1,Mude,1,musda DPD II Golkar Natuna,1,musda V golkar Natuna,1,Musrembang Kabupaten Bupati Mengajak Semua Pihak Tetap Berkomtmen Membangun Tulang Bawang Agar Lebih Baik Lagi,1,Mustamin,1,Mustamin Derry,1,Nasional,15,Natuna,606,Natuna.hut RI ke 75,1,Natuns,1,Ngesti Yuni,1,ojol,1,Opini,2,PAN,1,Pangdam I BB,1,Pekanbaru,1,Pemkab Dan Kapolres Tuba Bersenergi Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terkena Dampak Covid-19 Di 10 Kampung,1,Pilkada 2020,1,pilkada 2020 Natuna,1,pilkada Natuna,1,Politik,46,Polres Bersama Bhayangkari Cabang Tulang Bawang Berbagi Ditengah Covid-19,1,Rapat Paripirna DPRD Tulang Bawang Dan Persetujuan Raperda Dihadiri Bupati Tuba Yang Diwakili IR Antoni,1,Riau,5,Rodial,1,Singkep,2,Syahrul walikota Tanjung pinang,1,Tanjung Pinang,1,Tanjungpinang,10,teknologi,2,Wan Siswandi,1,Winarti Instruksikan Bantuan Langsung Du Bawah Kordinatoar Sekdakab,1,Winarti Serah Kan Bantuan Secara Simbolis Kepada 4 Marga Megow Pak Tulang Bawang,1,WS RH,1,
ltr
item
"Warta Pembaruan News": Sekolah Boarding School di Batam Rentan Terjadi Kekerasan
Sekolah Boarding School di Batam Rentan Terjadi Kekerasan
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEiuCcEKqD2nYcx4Wq1v_oMM9pDJso2et5q9vtQ0eNTDfMOjnCsX6-gxGKzeSJmVk2Otmrf44aXLIROZs8IijRtHzIYHqH4rqhAfZbGjjm7SHn5dBXriuVwJtJloPKnEoMirb7ltbh0oKcR5x2QpcslUhbxwaxbu-1VcPqeKmhJVDIRzk0aR5XtNgYU=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEiuCcEKqD2nYcx4Wq1v_oMM9pDJso2et5q9vtQ0eNTDfMOjnCsX6-gxGKzeSJmVk2Otmrf44aXLIROZs8IijRtHzIYHqH4rqhAfZbGjjm7SHn5dBXriuVwJtJloPKnEoMirb7ltbh0oKcR5x2QpcslUhbxwaxbu-1VcPqeKmhJVDIRzk0aR5XtNgYU=s72-c
"Warta Pembaruan News"
https://www.wartapembaruannews.web.id/2021/11/sekolah-boarding-school-di-batam-rentan.html
https://www.wartapembaruannews.web.id/
https://www.wartapembaruannews.web.id/
https://www.wartapembaruannews.web.id/2021/11/sekolah-boarding-school-di-batam-rentan.html
true
1426313752297319379
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy