DUMAI,wartapembaruannews.id - Minyak goreng merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok (sembako) untuk kebutuhan memasak di rumah tangga...
DUMAI,wartapembaruannews.id - Minyak goreng merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok (sembako) untuk kebutuhan memasak di rumah tangga khususnya,terkait hal tersebut akhir akhir ini minyak goreng mulai langka di pasaran berdampak warga masyarakat mulai kesulitan membeli minyak goreng di pasaran dengan harga yang murah dan terjangkau (dengan harga normal).
Para pelaku usaha /pedagang ambil kesempatan tidak segan segan menjual menaikan harga minyak goreng tidak sesuai Harga eceran tertinggi (HET) baik di pasar umum,super market/ pasar swalayan yang ada di Dumai.
Salah seorang ibu rumah tangga sebut saja namanya waty kepada media ini pada 20/3/2022 ia mengeluhkan saat ini dampak kelangkaan minyak goreng di pasaran harga minyak goreng drastis melambung naik sehingga daya beli masyarakat berkurang dan terbatas pasalnya yang tadinya harga Migor masih normal sekarang harga Migor dua kali lipat dari harga biasa rp.14 ribu/liter jadi meroket naik mencapai rp.23 RB s/d rp.48 RB/dua liternya,keluh waty lagi,
"Saya baru saja habis berbelanja membeli kebutuhan rumah tangga ke salah satu super market Batam Jaya yang berada di jalan jeruk Dumai,di sana saya lihat harga Migor berfariasi ada Migor yang sudah di kemas berbagai merk mulai dari harga Rp.23 RB/liter s/d harga Rp.48 RB/ 2 liter,yah mau gak mau walaupun harga Migor nya naik yang namanya kita butuh buat memasak di rumah terpaksa ya saya beli secukup kebutuhan saja,lalu saya beli satu liter yang seharga Rp 23 ribu saja lalu saya bawa pulang kerumah buat kebutuhan memasak,"keluh waty menutup
Dari sisi lain pantauan wartawan terkait kelangkaan minyak goreng,Pemdako Dumai bersama Bulog,Kadin Dumai, Camat dan Kelurahan mengambil sikap berupaya mengadakan pasar murah Migor/Sembako di beberapa titik dan sampai saat ini sudah berjalan di beberapa kelurahan yang ada di Dumai
Bulog Dumai sebagai pelaksana pendistribusian pengadaan stok barang pasar murah seperti Bulog menyediakan minyak goreng,Gula,Tepung terigu,beras dan daging dengan sistim penjualannya perpaket barang seperti dalam satu paket 1 Minyak Goreng ,gula dan tepung terigu di jual seharga Rp.50 ribu,selain itu paket 2 nya Beras 5 kg,minyak goreng /2 liter dan gula Rp 96 ribu dan juga ada menyediakan daging sapi,yang pada intinya Pemdako Dumai bersama timnya sudah berupaya membantu meringankan beban warga masyarakatnya dengan harga yang relatif terjangkau dan murah.
Selain itu pantauan wartawan ke beberapa pasar murah yang ada di Dumai seperti kelurahan Bintan,kelurahan Sukajadi dan Bumi ayu Dumai beberapa waktu yang lalu Bulog mengadakan pasar murah seperti pantauan wartawan melihat ada menjual sembako seperti Beras,gula,tepung terigu,daging sapi dan minyak goreng curah dengan harga murah seharga rp.12.500,-/liternya.
Pada waktu pelaksanaan pasar murah di salah satu kelurahan yaitu Kelurahan Bintan dan Kelurahan Sukajadi, melihat rame rame para emak emak dan warga lainnya antri sambil membawa gerigen minyak goreng menunggu giliran,begitulah antusiasnya warga dengan kondisi suasana Pandemi dan dampak kelangkaan Migor ini untuk kebutuhan memasak mereka walaupun itu minyak goreng curah mereka tetap mau membeli dengan harga yang terjangkau.(Muhardi)